Breaking News

Peran Serta Pelaku Usaha Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kota Palangka Raya Tahun 2022

Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya dalam upaya pencegahan kerusakan lingkungan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) serta sosialisasi Giat Gerakan Pembukaan dan Pengolahan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) Tahun 2022 melibatkan setiap unsur masyarakat termasuk pelaku usaha yang ada di Kota Palangka Raya berperan serta melalui pemasangan himbauan di lokasi titik rawan karhutla, jalan-jalan di wilayah Kota Palangka Raya yang dapat diakses masyarakat. Pelaku usaha yang berpartisipasi juga diperkenankan untuk menempatkan himbauan di lokasi usaha mereka agar selalu dapat dilihat dan diakses sehingga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk menjaga lahan masing-masing saat akan memasuki musim kemarau dan tidak melakukan tindakan pembakaran lahan. Pelaku usaha yang telah berpartisipasi antara lain Bank BTN, Bank BCA, Wira Toyota Profitamas; Hotel Neo; Hotel Aquarius; Delta Abadi Sentosa Suzuki;  Hotel Bahalap dan beberapa pelaku usaha lainnya di wilayah Kota Palangka Raya.

Pengedaran himbauan partisipasi ke pelaku usaha

  

Partisipasi Wira Megah Profitamas

Partisipasi BCA

Partisipasi Hotel Bahalap

Partisipasi PT. Delta Suzuki Palangka Raya di Jalan Tran Kalimantan Jl. Mahir Mahar Arah Kalampangan

Partisipasi Hotel Aquarius

Partisipasi BTN

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Ir. Achmad Zaini, MP dalam pernyataannya sesuai arahan Walikota Palangka Raya terus menerus melakukan upaya pencegahan dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha. Saat ini total himbauan yang terpasang sebanyak 40 buah himbauan di berbagai titik di wilayah Kota Palangka Raya yang dipasang oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya bersama pelaku usaha. Tentunya ucapan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi dan kerjasama pelaku usaha yang sudah berkontribusi dan berkomitmen dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya. Lanjut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, kiranya kolaborasi yang semakin baik akan ditingkatkan dengan setiap unsur masyarakat untuk mengambil peran masing-masing baik itu pemerintah, swasta, pelaku usaha mengingat pencegahan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa hanya ditangani oleh satu institusi saja namun harus dilakukan secara bersama setiap elemen masyarakat dalam mencegah dan menimimalisir bencana kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangka Raya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*