Breaking News

SOSIALISASI RENCANA PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM GAMBUT (RPPEG) KOTA PALANGKA RAYA

Pada hari Jum’at Tanggal 17 September 2021 bertempat di Aula Pertemuan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya Jl. Ir. Soekarno, dilaksanakan kegiatan Sosialisasi dalam rangka Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup Mmnyusun rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut yang ada di wilayah Kota Palangka Raya.

Kota Palangka Raya mempunyai wilayah gambut atau ekosistem gambut kurang lebih seluas 115.873 ha, yang termuat dalam RTRW Kota maupun RPPEG Provinsi Kalteng, karena itu Kota Palangka Raya sesuai amanat PP 57 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut, mempunyai kewajiban menyusun rencana perlidungan dan pengelolaan ekosistem gambut atau RPPEG.  Pasal 34 menyatakan untuk Kab/Kota paling lambat 2 thn telah mempunyai RPPEG Kab/Kota sejak RPPEG Provinsi ditetapkan, dan RPPEG Prov telah ditetapkn dgn SK Gubernur pada bulan desember 2019. Artinya di tahun 2022 ini berdasarkan PP tadi maka di tahun 2022 Kota Palangka Raya sdh mulai memepersiapkan proses penysunan RPPEG.

Dengan masa berlakunya RPPEG selama 30 thn perencanaan, menjadikan RPPEG sebagai salah satu dokumen strategis daerah. Karena itu RPPEG mempunyai relevansi yang kuat dan menjadi acuan terhadap beberapa perencanaan strategis lainnya di Kota Palangka Raya. Dengan adanya RPPEG diharapkan mampu mencegah terjadinya kerusakan ekosistem gambut melalui tata kelola ekosistem gambut yang baik. RPPEG mengarahkan agar perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut dilakukan secara sistematis, harmonis, dan sinergis dengan berbagai perencanaan pembangunan lainnya, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), RPPLH, Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN), dan rencana strategis atau sektoral lainnya, baik di level pusat maupun daerah. Termasuk relevansinya terhadap issu issu strategis:pembangunan berkelanjutan, perubahan iklim dan keanekaragaman hayati.

Dengan fungsi RPPEG ini tentunya sebagai salah satu upaya pencegahan kerusakan ekosistem gambut, yaitu berupa penguatan kelembagaan Pemerintah, dan ketahanan masyarakat; yang diperlukan upaya terpadu dari berbagai sector baik perikanan, bidang ekonomi, pertanian, social, pemberdayaan masyarakat , keterlibatan berbagai sector sangat diperlukan perencanaan terpadu dari berbagai  instasni yang terintegrasi tertuang dalam uraian strategi, arahan, PROGRAM, KEGIATAN, DAN TARGET PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN EKOSISTEM GAMBUT  dalam muatan teknis RPPEG yang disusun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*